Thursday, December 11, 2014

Bakwan Jagung Pedas




Bismillah....
Kota Sidoarjo seharian ini diguyur hujan rintik-rintik. Saat hujan begini paling enak ngemil yang anget-anget. Hari ini saya masak tumis kangkung dan tempe goreng. Mumpung lagi banyak stok jagung manis, kebetulan abis ngeborong karena jagung manisnya diobral oleh pedagang sayur langganan....hehe...maka yang segera terpikir adalah mbikin bakwan jagung atau dadar jagung pedas. Buat cemilan hujan-hujan begini, cocok banget kayaknya dimakan anget-anget. Duuh jadi ga sabar, pengen segera masak mumpung Atha-kun lagi tidur. Mbikinnya gampang aja, jagung manisnya hanya saya pipil, ga perlu digerus halus, karena kelamaan...hehe. Bersamaan dg itu, separuh jagung manis lainnnya saya kukus buat konsumsi anak-anak, karena bakwan jagungnya kan saya bikin pedas. Jadi buat anak-anak jagung kukusnya aja :))))

Begitu batch pertama matang, segera jepret-jepret sambil menunggu batch berikutnya matang. Pas jepret-jepret hujan sudah berhenti, jadi lumayan dapat cahaya. Ga pake lama motretnya karena udah ga sabar pengen ngemil, keburu baby Atha bangun nanti...hehehe :D  

Wednesday, December 10, 2014

Tahu Udang Masak Kemangi Pedas




Bismillah....
Salah satu menu favorit saya sejak dulu yaitu tahu udang masak kemangi pedas. Sukaa banget dengan menu yang satu ini. Apalagi klo dibikin pedes...nikmat banget, dipadu dengan aroma kemangi nya yang seger. MasyaAlloh...mbikin nambah-nambah nasi terus...hehe... :)
Tahunya sengaja pakai tahu putih tanpa digoreng dulu sehingga bumbu nya akan lebih meresap. Sewaktu di Jepang saya tidak pernah memasak menu ini karena disana tidak ada kemangi hiks. Alhamdulillah sekarang sudah kembali ke indonesia jadi bisa sering-sering masak menu ini ^^


Monday, December 8, 2014

Tempe Penyet



Bismillah....
Salah satu menu favorit saya dan suami adalah tempe penyet. Sewaktu tinggal di Jepang, saya benar2 merasakan susahnya mendapatkan tempe. Harga tempe frozen sepapan kecil berat kira-kira 350gr, hampir mencapai harga ayam boneless 1 kg. Benar-benar mahal hingga saya jarang sekali membeli tempe. Tempe menjadi barang mewah sewaktu kami tinggal di Japan... hehe... dan pada akhirnya saya mencoba mbikin tempe sendiri sewaktu di Kumamoto, berbekal ragi pemberian teman yang sangat baik hati ....dan alhamdulillah berhasil, MasyaAlloh senangnya bukan main :) Tempe buatan sendiri rasanya benar2 gurih dibanding tempe frozen ^^

Oleh karena sudah merasakan susahnya hidup tanpa tempe, maka sekembalinya ke tanah air saya selalu belanja tempe hampir tiap hari....benar2 bersyukur, tiap hari bisa merasakan tempe, tiada hari tanpa tempe :) MasyaAlloh benar2 terasa  lebih nikmat saat makan tempe semenjak kembali dari Japan ^^



Thursday, December 4, 2014

Nasi Goreng Orak Arik Telur


Bismillah....
Posting menu sederhana ya teman2 yaitu nasi goreng orak arik telur, menu bento suami saya 2 hari yang lalu. Mbikinnya dadakan, menjelang suami berangkat ke kampus ITS. Di rumah lagi ga ada daging atau ikan yang siap diolah, semuanya masih beku di freezer. Akhirnya yang terpikir adalah mbikin nasi goreng orak arik telur. Resepnya super sederhana...hehe... Begitu juga sayuran pelengkapnya, sesuai stok yang ada di rumah aja, saya pakai kacang panjang. Jika ada bisa pakai sayuran yang lainnya seperti sawi, kubis, jagung manis pipil, kacang polong, wortel, dll.  Fotonya kali ini dijepret oleh suami saya. Berikut ini resepnya yaa :

Sunday, November 30, 2014

Balado Terong


Bismillah.....
Alhamdulillah....ini adalah postingan pertama di blog semenjak saya tiba di tanah air tercinta Indonesia. Alhamdulillah 1 Oktober lalu kami sekeluarga tiba di tanah air, sekitar jam  9 malam tiba di bandara Juanda. Campur aduk rasanya, ada keharuan saat pertama kali menginjakkan kaki di tanah air. Rasa kangen tanah air yang tak tertahankan, aah...rasanya seperti mimpi.... kami harus meninggalkan Jepang dan kembali ke tanah air. Benar-benar serasa mimpi, tak henti-hentinya lisan mengucap syukur dan tasbih :)
Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Alloh, perjalanan pulang ke tanah air kami sekeluarga berjalan lancar. Anak-anak cukup menikmati perjalanan, mereka sangat senang karena akan segera bertemu kakek neneknya dan saudara-saudara lainnya di tanah air :)  

Alhamdulillah terharu sekali kami sekeluarga dapat berjumpa kembali dengan keluarga di tanah air,  melepas rindu dengan orang tua dan saudara . Ibunda saya dan Ibunda suami serta adik saya berkumpul di rumah untuk menyambut kedatangan kami. Saat-saat yang paling membahagiakan dan takkan pernah terlupakan. Beberapa hari setelah kedatangan, kami merayakan Idul Adha bersama dan mudik ke kampung halaman suami. Alhamdulillah....akhirnya kembali menikmati Idul Adha di tanah air. Tapi tidak bisa dipungkiri, kami sangat sangat merindukan Kumamoto dan berbagai kenangan disana, termasuk kenangan saat merayakan Idul Adha disana....pengalaman hidup kami di Kumamoto menjadi salah satu kenangan terindah yang tidak akan pernah kami lupakan ^^

Menjelang kepulangan ke tanah air, kami sekeluarga sangat disibukkan dengan packing2 barang dan bersih2 / pengosongan apato (apartemen) di Kumamoto. Sesampainya di Indonesia, tepatnya di kota Sidoarjo, tempat tinggal kami yang baru, kami sekeluarga juga disibukkan dengan berbagai macam urusan. Setelah mudik Idul Adha ke kampung halaman, kami sibuk mengurus perpindahan sekolah anak2, suami mengurus ijazah ke Jakarta, mengurus akte kelahiran si bungsu, hingga kesibukan-kesibukan menata  ulang rumah. Alhamdulillah Ibunda suami banyak membantu mempersiapkan rumah kami, sehingga saat kami datang, rumah sudah siap huni. Tinggal menata barang-barang bawaan dari Jepang. Awal bulan Nopember barang-barang kiriman dari Jepang tiba dirumah,  sebanyak 2,9 kubik atau 31 kardus. Bisa dibayangkan deh sibuknya membongkar kardus2 dan menata barang-barang, sampai-sampai ga sempat ngurusin blog lagi....hehe.. #lebay :D :D :D




Saturday, September 20, 2014

Sambal Bawang (Sambal Bu Rudy ala Mbak Rina Rinso)

Bismillah...
Apa kabar semuanyaa :) Udah lama ga nengokin blog. Mendekati kepulangan ke tanah air karena tugas belajar suami sudah selesai, banyak hal-hal yang harus diselesaikan, mulai dari mengurus kepindahan, packing barang2 yang dikirim ke indonesia, perpisahan di sekolah anak2, persiapan koper2, hingga pengosongan apato (harus bersih dan kosong tanpa barang). Alhamdulillah Alloh Memberi banyak kemudahan, satu persatu urusan bisa terselesaikan dengan baik, alhamdulillah 'ala kulli haal. 

InsyaAlloh kami berangkat menuju tanah air 1 Oktober dari Osaka. Keluar dari apato menuju Osaka insyaAlloh tanggal 30 September. Tinggal menghitung hari...hehe. Kemarim suami saya berangkat konferen ke Belanda, dan baru akan kembali ke Kumamoto 27 September...jadi seminggu kedepan saya hanya bersama anak2 di rumah. Mempersiapkan kepulangan. Bismillah .... Mohon doanya ya teman2.....semoga lancar semuanya. Aamiin.

Hari-hari terakhir di Kumamoto, rasanya berat sekali untuk meninggalkan. Tinggal disini selama 2,5 tahun, banyak memberikan kenangan tersendiri. Rasanya masih pengen jalan2 keliling2 kumamoto, masih pengen ngobrol2 dengan ibu2 jepang, sharing tentang banyak hal. Juga pengen mencoba bumbu2 dan resep2 masakan jepang, ... Dan buanyak lagi keinginan2 yang rasanya belum terpenuhi. 

Bersyukur sekali kami sekeluarga diberikan kesempatan utk bisa tinggal di Kumamoto, bukan kota metropolitan, tapi tinggal disini sangat nyaman. Tata kehidupan di jepang yang serba teratur dan terjamin, mulai dari masalah pendidikan, kesehatan, transportasi, hingga masalah sampah (kebersihan). Semua punya aturan yang jelas. Dan aturan itu benar2 ditaati oleh penduduk Jepang. Oleh karenanya hidup di jepang sangat aman dan nyaman, lingkungannya bersih dan tertata rapi, hidup di Jepang itu istilahnya, easy to live...hehe. Budaya jujur dan antri yg dijunjung tinggi, disiplin dan tepat waktu, menghormati orang yg lebih tua, orang jepang sangat menghargai orang lain, kesenjangan sosial juga tidak terlalu nampak. Dan yang paling saya sukai di Kumamoto ini udaranya sejuk, orang2nya ramah, walau tidak kenal sering menyapa kita dengan sapaan Ohayou Gozaimasu (selamat pagi), konichiwa (selamat siang), dll. Sejak di taman kanak-kanak, anak2 jepang diajarkan untuk selalu jujur,  dilatih untuk hidup bersih, dibiasakan untuk antri, menyapa orang lain, dilatih bercocok tanam, mencintai lingkungan, dan banyak hal positif lainnya yang ditekankan sejak masa kanak2, yang akhirnya menjadi sebuah karakter bangsa Jepang yang mengagumkan. 

Wah, jadi panjang lebar nih ceritanya... Hehe...kembali ke postingan sambal bawang ya teman2. Sambal bawang atau sambal Bu Rudy ala Mbak Rina Rinso ini ngehits banget di group NCC beberapa bulan terakhir. Akhirnya saya jadi penasaran pengen nyobain dan ternyata memang mirip banget dengan sambal Bu Rudy yang pernah saya coba. Saya dan suami jadi ketagihan sama sambal bawang ini :) Makasih banyak yaa Mbak Rina Rinso, Barokalloh fiik ...resepnya mantap ^^



Wednesday, August 20, 2014

Pumpkin Pancake / Kabocha Pancake / Pancake Labu Kuning





Bismillah...
Masih edisi labu kuning...tiba-tiba putri kecil saya, Aisyah, request kue dorayaki. Maksudnya pancake gitu, hehe...setiap kali saya mbikin pancake, anak-anak nyebutnya dorayaki :)))) Karena pagi hari, saya pending dulu keinginan Aisy, saya jawab, "nanti ya, abis sarapan". Aisy pun meng-iya-kan. Begitu agak siangan,  beneran ditagih janjinya sama Aisy...hehe...anak2 selalu ingat ya, apa-apa yang dijanjikan kepada mereka. Kebetulan saya juga ada niatan pengen mbikin cemilan dari labu kuning. Labu kuningnya udah  saya kukus pagi-pagi. Ya udah, pas banget, saya segera mbikin pancake labu kuning sesuai request Aisyah :)

Tuesday, August 19, 2014

Tahu Isi Ragout Udang



Bismillah...
Ini adalah salah satu snacks takjil bulan ramadhan lalu. Baru keposting sekarang...hiks...super telat banget yah. Tapi gapapa ya, semoga bisa menginspirasi. Mbikinnya mudah banget, udah pasti bisa ketebak ....hehe....ini adalah tahu yang diisi ragout udang dan dicelup ke telur kocok dan dilapis panir kemudian digoreng. Tahunya saya pakai tahu kulit yang saya potong diagonal jadi 4 bagian, membentuk segitiga....jadi imut-imut sekali gigitan...hehe...:) Waktu itu mbikinnya barengan dengan mbikin risoles, karena males ribet, akhirnya tahu isinya saya buat sama isiannya dengan risoles yaitu saya isi ragout udang juga. Berikut ini resepnya yaa :

Pumpkin Marble Cake / Cake Marmer Kabocha / Cake Marmer Labu Kuning





Bismillah....
Udah sering mbikin pumpkin cake atau cake kabocha atau cake labu kuning, ....tapi baru keingat klo ternyata resepnya belum pernah saya simpan di blog. Beberapa kali mbikin, resepnya suka beda-beda, mbikinnya seringkali spontan, tiba-tiba pengen pakai takaran sekian sekian...hehe :) Seperti kali ini, takarannya juga spontan aja, tapi tetep saya timbang supaya bisa disave resepnya, kalau kapan-kapan mau mbikin lagi, bisa buat patokan.

Kali ini saya buat marble atau marmer, dan ternyata hasilnya enak, teksturnya lembut....bagian marmernya mbikin kaya rasa, ...ga mboseni sama sekali deh, bahkan anak-anak saya bilang, "kok ga bisa berhenti makan ya Ummi, enaak...oishii ". Alhamdulillah....seperti apapun bentuk dan hasil cake nya, klo dapat pujian dari anak-anak,.... berasa mengalahkan bakery ternama...hehehe :D :D :D

Sunday, August 10, 2014

Bitterballen Roti Tawar

Bismillah...
Masih dalam suasana Lebaran, buat temen-temen semua saya sampaikan : 

Happy Ied Mubarak 1435 H....
Selamat Hari Raya Idul Fitri ....
TaqobbalAllohu minna wa minkum....
Semoga Alloh Menerima amal ibadah kita selama bulan Ramadhan dan semoga kita dipertemukan dengan  bulan Ramadhan berikutnya....
aamiin.....

Saya juga mohon maaf yang sebesar-besarnya, bila ada kesalahan kata-kata, komen-komen yang belum terbalas, dan lain-lain. Mohon dimaafkan yaa, semoga kedepannya dapat lebih baik. Aamiin.

Langsung aja yaa teman-teman, postingan kali ini adalah bitterballen roti tawar. Salah satu menu snacks yang sering saya buat untuk takjil selama bulan ramadhan lalu. Sebagaimana bitterballen pada umumnya, hanya saja untuk pengental adonannya tidak pakai terigu, tapi saya ganti roti tawar yang diblender bersama susu cair. Dan hasilnya juga tidak kalah enak, teksturnya ga terlalu beda dengan bitterbalen yang original. Paling enak dimakan/ dicocol ke saus sambal....ga terasa bakalan ludes dlam sekejap...hehe. Berikut ini resepnya yaa :