Monday, February 2, 2015

Bobor Daun Singkong dengan Teri Nasi dan Kulit Sapi



 


Bismillah...
Sayur bobor adalah salah satu menu favorit saya sejak kecil. Ibu sering memasak menu ini. Sayur yang bisa dimasak bobor adalah daun singkong, bayam atau sawi dicampur wortel dan buncis, dan lain-lain. Resep dasar sayur bobor adalah penggunaan kencur pada bumbu halusnya. Rasanya cenderung manis gurih. Sebagai penambah rasa gurihnya, saya tambahkan teri nasi dan kulit sapi. Sayur bobor kali ini bumbunya udah saya modifikasi, lain dari yang biasanya...hehe...biar ga bosen, seringkali saat masak bumbunya saya sedikit beda dari yang biasanya :))))
Berikut ini resepnya yaa :

Saturday, January 31, 2015

Sus Goreng



Bismillah...
Sedari kemarin pengen mbikin sus goreng, tapi tertunda-tunda terus. Dan pagi tadi anak-anak ribut pada request cemilan. Baiklah, kita buat sus goreng aja ya. Sayangnya, pas mau masak adonan, tiba-tiba gas elpijinya habis, tertunda lagi akhirnya hehe. Dan, setelah gas siap, saya pun melanjutkan mbikin sus goreng ini. Resepnya pakai resep kulit sus Bu Fatmah Bahalwan, hanya saja nantinya tidak dioven melainkan digoreng. Tapi berhubung saya pengen mbikin sus goreng yang manis, biar ga usah pakai taburan lagi, resepnya sedikit saya modifikasi, sedikit berbeda dengan resep aslinya.


Friday, January 30, 2015

Soto Ayam




Bismillah....
Soto ayam ini adalah soto ayam yang biasa saya masak. Udah lama ga mbikin soto, kangen dengan  segernya soto ayam. Mumpung stok bahannya lumayan lengkap. Soto ayam ini jadi sarapan kami pagi tadi. Jadi ingat saat pertama kali sampai di Kumamoto, stok bumbu dapur sangat terbatas karena harganya yang selangit, jadi pikir-pikir untuk beli. Jadilah saat saya pertama masak soto di Jepang, ga pakai serai, jahe, kemiri, lengkuas, daun jeruk....., hihihi.. ga kebayang dulu rasa sotonya seperti apa :D.... akhirnya saya kiriman bumbu dapur kepada keluarga di tanah air. Alhamdulillah sejak itu saya bisa memasak dengan bumbu dapur yang lebih komplit ^^

Wednesday, January 28, 2015

Onde-Onde Isi Ubi Madu



Bismillah...
Pagi ini di dapur saya ribeet banget, masak dan nyiapin bekal sekolah anak-anak. Kali ini untuk bekalnya, saya mbikin onde-onde. Sekali-sekali ribet di dapur gapapa lah, alhamdulillah dibantu suami tercinta yang bersedia mengasuh si kecil Atha :)
Sebenernya onde-onde ini request si sulung beberapa waktu yang lalu. Karena udah lama ga mbikin Mas Faruq sampe lupa namanya, dia nyebutnya "undel-undel" ...hihihi...ada-ada aja :D
Kebetulan di rumah ada stok ubi madu dan udah saya kukus kemarin sore, klop deh saya buat isian onde-onde aja. Dan lagi, saya juga ga punya stok kacang hijau kupas. Untuk resep kulitnya saya pakai resep Bu Fatmah Bahlwan, udah pernah saya posting dulu. Berikut ini resepnya, saya tulis ulang gapapa yaa :

Tuesday, January 27, 2015

Brownies Kukus Keju Gluten Free





Bismillah....
Pagi ini si sulung ada outdoor class di Pesanggarahan Tanjung Puri, tidak terlalu jauh dari sekolahnya. Tempatnya luas, sejuk, taman-tamannya tertata indah dan rapi, ada kolam ikan nan luas dan aneka permainan disana ...waah seru banget pastinya, bekal snacks nya juga harus seru donk...hehe. Mumpung ada stok soft cheddar cheese di kulkas, saya eksekusi menjadi brownies kukus keju, untuk bekal sekolah anak-anak hari ini. Setelah matang langsung habis, dicemil anak-anak dan buat bekal sekolah 3 krucil. Abi dan umminya cuma kebagian segigit aja hiks. Tapi puaass bangeet karena browniesnya ini enak, lembut dan ngejuu. Saat keluar kukusan sama sekali tidak kempes. Sengaja saya pilih resep gluten free karena kemarin-kemarin udah kebanyakan ngemil snacks berbahan tepung terigu. Jadi hari ini cemilannya harus gluten free :)

Monday, January 26, 2015

Brownies Kukus Pisang (2)




Bismillah...
Brownies pisang lagiii....hehe. Resepnya sama persis dengan brownies pisang yang dibuat di fry pan, tapi yang ini dikukus. Dan hasilnya sama enaknyaa....tapi yang ini lebih lembab daripada brownies yang dimasak di fry pan. Dan so pasti anak2 doyan bangeet. Brownies pisang ini ekonomis karena ga pakai dcc tapi rasanya legit dan nyoklat lho. Karena pisangnya lumayan banyak dan juga coklat bubuknya. Ga kalah enak dengan brownies kukus pisang yang pakai dcc (resepnya sudah pernah saya posting dulu). Aroma pisangnya wangii...love it ^^

Sunday, January 25, 2015

Es Buah Naga



Bismillah...
Es buah naga ini request putri kedua saya yaitu Zahra. Katanya, di sekolah teman-teman yang ikut ekstrakurikuler tata boga, pernah mbikin es buah di sekolah. Zahra kebetulan ikut ekstra baca dan tulis. Karena baru datang dari japan, logat membacanya masih logat nihongo, jadi oleh wali kelasnya disarankan ikut ektra baca tulis aja. Melihat teman-temannya ada yang mbikin es buah di sekolah, esoknya zahra langsung request pengen mbikin es buah. Baiklah, yuk kita buat bersama-sama. Zahra dan Aisyah (putri ke-3 saya), akhirnya semangat mbantuin mbikin es buah ini, mbantuin motong-motong buah dan juga mengaduk-aduk air santannya. Kali ini saya memang pakai santan kental instan. Seadanya stok di rumah, buah-buahannya pun menyesuaikan stok yang ada di rumah. Kebetulan paginya abis belanja buah jadi stok buah lumayan lengkap :)

Saturday, January 24, 2015

Martabak Manis dengan Lock&Lock E-Cook Deco Fry Pan



Bismillah...
Udah lama ga mbikin martabak manis atau terang bulan ini. Kebetulan si sulung request martabak manis ini sejak kemarin lusa, baru sempat mbikin semalam dan pagi tadi. Iya, mbikin 2x karena yang semalam langsung ludes dan karena pagi tadi masih pengen ngemil martabak manis, akhirnya mbikin lagi. Harap maklum karena udah lama ga mbikin ^^

Kali ini masih setia menggunakan fry pan Lock&Lock, walau ukuran fry pannya lumayan gede tapi pede aja mbikin martabak manisnya. Karena fry pan ini udah teruji, sukses mbikin brownies pisang kemarin, jadi insyaAlloh mbikin martabak manispun ga akan ada masalah. Dan sesuai dugaan, hasilnya tidak mengecewakan, muncul seratnya dan martabak manisnya lembut. Rasanya pas sesuai selera. Karena saya pakai fry pan diameter 26cm, hasil martabak manisnya tidak terlalu tebal, tapi menurut saya ini udah pas ukurannya untuk ukuran cemilan anak-anak ^^







Martabak Manis

Bahan-bahan :
250 gr tepung terigu
75 gr gula pasir
2 butir telur
350 ml santan atau susu cair
1 sdt ragi instan
sedikit garam

Olesan :
Margarin

Taburan (secukupnya) :
Gula Pasir
Meises coklat
Susu kental manis (*kali ini saya tidak pakai)

Cara Membuat :
1. Campur semua bahan jadi satu di wadah , kemudian kocok dg mixer kecepatan rendah asal rata, diamkan sekitar 30 menit
2. Panaskan fry pan. Jika sudah panas, tuang adonan ke dalam fry pan, gunakan api kecil (tidak usah dioles minyak atau margarin)
3. Jika sudah muncul lubang-lubang dan bagian pinggirnya mulai mengering, taburi gula pasir, kemudian tutup fry pan (gula pasirnya berbeda dengan yg dipakai untuk adonan)
4. Setelah matang yaitu permukaan atas kering (tidak basah atau lengket), angkat martabak manisdan letakkan di talenan atau piring datar.
5. Bagi dua martabak manis, (masing2 setengah lingkaran), olesin margarin cepat2
6. Taburin meises coklat dan susu kental manis lalu tumpuk.
7. Potong-potong dan sajikan ^^

Note :
Bahan taburan bisa diganti keju parut, kacang tanah tumbuk kasar, wijen dll :)
Satu resep ini saya jadikan 2 martabak manis, saya pakai fry pan ukuran 26cm, hasilnya agak tipis. Jika pakai fry pan ukuran 18-20cm maka hasilnya akan lebih tebal.










Friday, January 23, 2015

Brownies Pisang dengan Lock&Lock E-Cook Deco Fry Pan





Bismillah....
Masih penasaran dengan fry pan baru nih ceritanya.  Pagi tadi saya mbikin brownies pisang untuk bekal sekolah anak-anak, mumpung lagi banyak stok pisang ambon. Tadinya mau dikukus, tapi karena penasaran, saya coba mbikin brownies pisangnya pakai Lock&Lock E-Cook Deco Fry Pan. Kebetulan fry pan yg saya punya bentuknya agak tinggi dibagian samping, perkiraan saya, loyangnya pasti muat ditaruh di dalamnya. Fry pan saya berdiameter 26cm, sementara saya pakai loyang bundar diameter 18cm. Dan eksperimen pun dimulai...hehe :D




Brownies Pisang dengan Lock&Lock E-Cook Deco Fry Pan

Bahan-bahan :
3 butir telur
90 gr gula pasir
75 gr tepung terigu
200 gr pisang yang sudah dikupas, haluskan (*ummi: pakai pisang ambon)
100ml minyak sayur
25 gr coklat bubuk

Cara membuat :
1. Campur tepung terigu dan coklat bubuk, ayak.
2. Panaskan fry pan dengan api kecil. 
3. Mixer telur dan gula dengan kecepatan tinggi hingga mengembang dan memucat (tidak perlu sampai kental). Kecilkan kecepatan mikser menjadi 1 (paling rendah), lalu masukkan campuran tepung dan coklat bubuk. Aduk hingga rata (asal rata).
4. Masukkan pisang, aduk kembali hingga rata.
5. Masukkan minyak sayur. Aduk kembali hingga rata. Matikan mikser.
6. Tuang di loyang bundar 18 cm yang sudah dioles margarin/minyak.
7. Letakkan loyang diatas fy pan. Tutup fry pan dengan tutup panci yang dilapisi kain bersih supaya airnya tidak menetes ke permukaan brownies. Masak dengan api kecil selama 25-30 menit atau hingga matang. 



Adonan mentahnya, masak selama 25-30 menit hingga matang


Dan inilah hasilnya setelah matang :)





Sebenarnya loyang browniesnya terlalu tinggi melebihi tinggi fry pan. Jadi saat ditutup, posisi tutupnya pas nempel diatas loyang. Tapi Alhamdulillah browniesnya tetap matang dan bisa mengembang. Hal ini karena fry pan Lock&Lock ini panasnya merata sehingga brownies bisa matang dan mengembang merata. Alhamdulillah tidak ada adonan yang masih basah. Permukaan atasnya pun rata tidak bergelombang. Tekstur brownies ini beda dengan brownies kukus. Tekstur bagian dalamnya lembab tapi tidak selembab brownies kukus. Bagian dalamnya hampir mirip brownies pisang yang dioven tapi lapisan permukaan atasnya tidak sekering brownies oven. Bagian dasar dan samping2 sekelilingnya cenderung kering seperti brownies oven. Dan yang paling penting adalah rasanya yang enak banget, manisnya pas, rasa pisangnya lumayan dominan terasa, dan rasa coklatnya mbikin gurih...walau tidak pakai dcc, rasanya enak banget. Dan anak-anak pun langsung sukaaa, alhamdulillah. InsyaAlloh nanti mau mbikin lagi karena yang ini udah ludes, jadi ketagihan nih ^^


 


Brownies dengan fry pan ini bisa menjadi salah satu alternatif camilan sehat. Tidak ada kukusan dan oven, maka fry pan pun jadi. Keterbatasan jangan sampai mematikan kreatifitas kita, jangan pernah  takut untuk mencoba sesuatu yang baru ^^



Sate Ayam dengan Lock&Lock E-Cook Deco Fry Pan



Bismillah...
Sate ayam adalah salah satu favorit keluarga saya. Terutama anak-anak. Saya sering mbikin sate ayam. Kali ini saya masak sate ayamnya menggunakan Lock&Lock E-Cook Deco Fry Pan. Salah satu hal yang saya sukai dari Lock&Lock Fry Pan ini adalah desainnya yang multi fungsi. Diameternya 26cm, ukurannya besarnya pas banget buat saya, sangat berguna untuk dipakai memasak apa saja. Salah satunya adalah untuk memasak sate ayam ini. Fry pan seperti yang saya pakai ini juga cocok untuk menggoreng deep frying lho, karena bagian sekelilingnya yang tinggi, mencegah minyak untuk tumpah-tumpah. Fry pan dengan bentuk seperti ini jg sangat cocok dipakai memasak tumisan berkuah ataupun memasak mie/bihun goreng. Benar-benar multifungsi, love it ^^ 





Seperti yang saya sebutkan diatas, sate ayam kali ini  saya panggang menggunakan Lock&Lock E-Cook Deco Fry Pan, yang dilengkapi dengan lapisan tahan panas, sehingga sate jadi lebih cepat matang dan matangnya pun merata. Seperti yang terlihat di foto, hasil sate ayamnya cantik dan bisa matang dengan sempurna. Berikut ini resep yang biasa saya pakai untuk membuat sate ayam. Resep ini favorit anak2, bumbunya simple banget.  Untuk sambal pelengkapnya saya lebih suka pakai sambal kecap. Berikut ini resepnya :



Bahan-bahan :
500 gr daging ayam bagian dada, di-fillet (ambil bagian dagingnya saja)
tusuk sate (ukuran panjangnya kurang lebih 15cm)

Bumbu perendam :
2 sdt kecap manis
150 ml air atau secukupnya
1/4 sdt merica bubuk
1 siung bawang putih, iris tipis
1/4 sdt garam

Cara Membuat :
  • Bumbu perendam : Larutkan kecap manis di piring cekung dengan air secukupnya. Tambahkan merica bubuk, irisan bawang putih dan garam. Aduk rata. Usahakan warna larutan kecapnya tidak terlalu coklat tua, supaya saat dibakar, ayam tidak cepat gosong karena larutan kecap.
  • Potong daging ayam tipis2 kecil. Gunanya dipotong tipis adalah supaya matangnya lebih merata, bagian dalamnya tidak ada yang mentah.
  • Pasang daging ayam di tusuk sate, masing-masing 4-5 potongan daging tiap tusuknya.
  • Celupkan daging ayam yang sudah ditusuk sate tadi ke dalam bumbu perendam (larutan kecap). Siram-siram menggunakan sendok atau bolak balik supaya rata larutan kecapnya.
  • Panaskan fry pan (diameter minimal 26cm). Tidak perlu diberi minyak. Jika sudah panas, masukkan sate mentah. Jangan lupa ditiriskan dahulu sebelum dimasukkan ke fry pan.
  • Panggang sate dengan api kecil hingga kecoklatan, dan matang. Balikkan supaya matang di sisi lainnya. Angkat.
  • Bila ada kerak gosong2 di fry pan segera bersihkan supaya tidak menempel pada sate yang akan dipanggang berikutnya. 


Sambal Kecap

Bahan-bahan :
3 bh bawang merah, iris tipis
10 bh cabe rawit, iris tipis
1 buah tomat, potong kecil-kecil
kecap manis 75ml atau secukupnya
1-2 sdm sambal terasi/bajak (*optional)
air matang sedikit (*optional)
sejumput garam bila perlu

Cara Membuat :
Masukkan bawang merah dan cabe rawit dalam mangkuk, gerus dengan sendok sebentar. Untuk cabe rawitnya gerus dengan sendok lebih lama, supaya pedasnya  terasa. (Bila ada, masukkan sambal terasi atau sambal bajak)
Tuangi kecap manis, gerus lagi sebentar dan ratakan. Jika terlalu kental bisa ditambahkan sedikit air matang dan ratakan. Bila perlu tambahkan sejumput garam.

Penyelesaian : Sajikan sate ayam bersama sambal kecapnya :)