Showing posts with label Terong. Show all posts
Showing posts with label Terong. Show all posts

Thursday, April 7, 2016

Tumis Terong Teri Medan Pedas

Bismillah...
Balado terong dan tumis terong adalah salah satu menu favorit suami. Biasanya tumis terong gandengannya ikan teri...paling enak disajikan hangat-hangat karena terinya masih renyah, kriuk-kriuk. Kali ini terongnya ditumis bersama teri medan (yang setengah kering), alhamdulillah enak juga. Terongnya saya pakai terong hijau. Jadi ingat terong Kumamoto, disana terong banyak dijumapi, hampir setiap musim selalu ada. Harganya hampir sama dengan harga terong di Indonesia. Orang-orang jepang suka sekali terong. Bahkan tanaman terong, pare, sawi, bawang bombay, dll, banyak ditanam di halaman-halaman rumah warga disana. Menyenangkan ya bisa menanam sayuran sendiri, organik dan tanpa pestisida. Saat yang paling membahagiakan tentu saat panen tiba, senangnyaa.. MasyaAlloh. Kalau disini, saya biasanya panen cabe rawit, daun salam dan daun pandan,...hehe belum ada sayuran lain-lainnya karena lahan terbatas, lebih banyak ditanami tanaman hias dan bunga2. Kali ini bunga anggrek dan mawar melati yang banyak mekar. Kembali ke postingan tumis terong yaa, berikut ini resepnya :



Wednesday, September 30, 2015

Tumis Terong Teri Pedas




Bismillah...
Menu ini favorit saya dan suami, favorit kami bangeet. Karena sudah pasti pedas, buat anak-anak saya masakkan menu yang lainnya. Tumis terong teri ini sering saya buat, karena mbikinnya lumayan praktis, ga pake nguleg bumbu tinggal di tumis aja. Dan hasilnya, MasyaAlloh selalu nambah-nambah klo makan ini. Sama halnya kalau masak balado terong teri, dua-duanya favorit saya. Waktu di Jepang saya juga sering masak ini dan balado terong karena disana terong juga mudah di dapat, hampir selalu ada di setiap musim  dan harganya relatif murah. Klo yang difoto ini udah lupa kapan mbikinnya...kalau tidak salah waktu bulan ramadhan lalu...udah lamaa banget ya. Liat fotonya jadi ngeces, pengen mbikin lagi hehe :D

Sunday, November 30, 2014

Balado Terong


Bismillah.....
Alhamdulillah....ini adalah postingan pertama di blog semenjak saya tiba di tanah air tercinta Indonesia. Alhamdulillah 1 Oktober lalu kami sekeluarga tiba di tanah air, sekitar jam  9 malam tiba di bandara Juanda. Campur aduk rasanya, ada keharuan saat pertama kali menginjakkan kaki di tanah air. Rasa kangen tanah air yang tak tertahankan, aah...rasanya seperti mimpi.... kami harus meninggalkan Jepang dan kembali ke tanah air. Benar-benar serasa mimpi, tak henti-hentinya lisan mengucap syukur dan tasbih :)
Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Alloh, perjalanan pulang ke tanah air kami sekeluarga berjalan lancar. Anak-anak cukup menikmati perjalanan, mereka sangat senang karena akan segera bertemu kakek neneknya dan saudara-saudara lainnya di tanah air :)  

Alhamdulillah terharu sekali kami sekeluarga dapat berjumpa kembali dengan keluarga di tanah air,  melepas rindu dengan orang tua dan saudara . Ibunda saya dan Ibunda suami serta adik saya berkumpul di rumah untuk menyambut kedatangan kami. Saat-saat yang paling membahagiakan dan takkan pernah terlupakan. Beberapa hari setelah kedatangan, kami merayakan Idul Adha bersama dan mudik ke kampung halaman suami. Alhamdulillah....akhirnya kembali menikmati Idul Adha di tanah air. Tapi tidak bisa dipungkiri, kami sangat sangat merindukan Kumamoto dan berbagai kenangan disana, termasuk kenangan saat merayakan Idul Adha disana....pengalaman hidup kami di Kumamoto menjadi salah satu kenangan terindah yang tidak akan pernah kami lupakan ^^

Menjelang kepulangan ke tanah air, kami sekeluarga sangat disibukkan dengan packing2 barang dan bersih2 / pengosongan apato (apartemen) di Kumamoto. Sesampainya di Indonesia, tepatnya di kota Sidoarjo, tempat tinggal kami yang baru, kami sekeluarga juga disibukkan dengan berbagai macam urusan. Setelah mudik Idul Adha ke kampung halaman, kami sibuk mengurus perpindahan sekolah anak2, suami mengurus ijazah ke Jakarta, mengurus akte kelahiran si bungsu, hingga kesibukan-kesibukan menata  ulang rumah. Alhamdulillah Ibunda suami banyak membantu mempersiapkan rumah kami, sehingga saat kami datang, rumah sudah siap huni. Tinggal menata barang-barang bawaan dari Jepang. Awal bulan Nopember barang-barang kiriman dari Jepang tiba dirumah,  sebanyak 2,9 kubik atau 31 kardus. Bisa dibayangkan deh sibuknya membongkar kardus2 dan menata barang-barang, sampai-sampai ga sempat ngurusin blog lagi....hehe.. #lebay :D :D :D