Wednesday, August 20, 2014

Pumpkin Pancake / Kabocha Pancake / Pancake Labu Kuning





Bismillah...
Masih edisi labu kuning...tiba-tiba putri kecil saya, Aisyah, request kue dorayaki. Maksudnya pancake gitu, hehe...setiap kali saya mbikin pancake, anak-anak nyebutnya dorayaki :)))) Karena pagi hari, saya pending dulu keinginan Aisy, saya jawab, "nanti ya, abis sarapan". Aisy pun meng-iya-kan. Begitu agak siangan,  beneran ditagih janjinya sama Aisy...hehe...anak2 selalu ingat ya, apa-apa yang dijanjikan kepada mereka. Kebetulan saya juga ada niatan pengen mbikin cemilan dari labu kuning. Labu kuningnya udah  saya kukus pagi-pagi. Ya udah, pas banget, saya segera mbikin pancake labu kuning sesuai request Aisyah :)





Resepnya mirip banana pancake yang dulu pernah saya posting. Sedikit saya modifikasi, yaitu saya tambah 1  telur lagi supaya lebih lembut. Dan hasilnya, yummi...pancakenya lembut, labu kuningnya ga terlalu kentara rasanya, tapi mbikin gurih, warnanya jadi kuning cantik. Kali ini untuk cairanya saya ga pakai susu cair, karena kehabisan stok, tapi hasilnya tetep gurih. Klo pakai susu cair atau bahkan santan pasti lebih gurih lagi kali ya :)  Berikut ini resepnya, yuuk disimak :


Pumpkin Pancake / Kabocha Pancake / Pancake Labu Kuning

Bahan-bahan :
250 gr labu kuning / kabocha tanpa kulit, kukus dan haluskan
200 ml susu cair/ air / santan (kali ini pakai air)
200 gr tepung terigu (saya pakai terigu protein rendah)
75 gr gula pasir (bisa dikurangi atau ditambah sesuai selera)
2 butir telur 
sedikit garam

Pelengkap penyajian :
Pisang, potong-potong
Kiwi, potong-potong
atau buah potong lainnya

Cara Membuat :
Blender kabocha/labu kuning bersama susu cair/air. Sisihkan.
Kocok lepas telur di wadah. Masukkan gula pasir, garam, campuran labu kuning dan susu, aduk rata.
Masukkan tepung, aduk kembali hingga rata dan tidak ada gumpalan tepung. Bisa juga dimikser dengan kecepatan rendah sebentar saja, asal rata. 
Panaskan wajan datar anti lengket, tuang satu sendok sayur adonan. Setelah bagian tepi-tepinya mulai mengeras dan bagian bawahnya berwarna kecoklatan, balikkan. Masak lagi hingga matang. Angkat.
Lakukan hingga adonan habis.
Sajikan dengan potongan pisang dan kiwi atau buah lainnya.

Note :
Berat kabocha 250gr adalah berat setelah dikukus.
Untuk pelengkap penyajian, bisa disiram pakai madu atau sirup karamel, kali ini saya tidak pakai.



18 comments:

  1. Hello!

    I saw Your blog and I thought it had great recipes and awesome pictures! I therefore would like to invite You to our new culinary website which has just started.

    This is how it works in short. TastyQuery.com is a website for food bloggers and their fans allowing them to automatically collect recipes from Your food blog. It's a large database of links to recipes on food blogs. Everyone can join us for free.

    For more please visit:
    http://tastyquery.com

    TastyQuery.com is an English version of our main website called "Mikser Kulinarny", founded in Poland. "Mikser Kulinarny" has a large audience (over 2 mln unique visitors monthly) and with TastyQuery.com we want to repeat that success and drive thousands of new visitors to your food blog.

    In case of any questions, don't hesitate to contact us.

    Best regards!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you ....I will think about this.

      Delete
  2. Uuuuh kangeen kesini euy.masih di japan kah mbk? Udh beres packing2 nya? Maaf lahir batin ya sebelumnya. Kalau ada salah kata selama ini. Salim*

    Favorit anak2 ini mah. Dikasih wortel,ubi,singkong,labu,semua endess dan laris. Bikinnya juga gak pake ribet ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohon maaf lahir batin juga Mbaak :)
      Iya masih di japan. Nyicil beres2 sampe hari H nanti... Hehe. Makasih ya Mbaak ^^
      Iyaa bener, pancake paling gampang mbikinnya, anak2 selalu sukaaa :))))

      Delete
  3. Mbak masak pancake nya pake cetakan pancake gak?kok bisa bulet gt?bgs bgt fotonya :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga pakai cetakan Mbak... Cuma pakai sendok sayur biasa nuangnya. 1 sendok sayur dituang di satu titik, insyaAlloh hasilnya bundar... Punya saya kadang jg ada yg ga bundar, krn saya pakai wajan datar yg gede, 1 wajan saya isi 4 pancake... Hehe :)

      Delete
  4. selamat malam mba ummu, mba boleh minta emailnya gag? mau tanya-tanya seputar jepang. kebetulan teman saya mau tinggal disana dan dia tidak tau siapa-siapa. terima kasih sebelumnya. ini email saya rina.rosyidah@gmail.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Email saya : ummufatima1409@gmail.com
      Atau bisa juga kontak via fb Mbak :)

      Delete
  5. Assalamualaikum mbak Citra mashaa Allah sister... seneng deh makin beragam aja masakannya
    yang bikin salut tu bisa bikin carang gesing, onde onde, bika ambon, getas, wingko dan snack snack lain yang kalo di Indonesia tu tinggal beli aja
    Semoga sampai di Surabaya bisa semakin berkembang dan sapa tau bisa jadi bisnis seperti mamadhinar hehe...
    aku suka semua foto-fotonya mbak..
    nice job sist, keep on blogging :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa alaikumussalam warohmatullohi wabarokaatuh...
      Waah Mbak Nisaa...kangeen. Makasih udah mampir...belakangan ini saya jarang update blog... Hehe...
      Aamiin... Makasih doanya. Sukses selalu buat Mbak Nisa sekeluarga, semoga suatu saat kita bisa jumpa. Aamiin :)

      Delete
  6. Ummu fatima salam kenal ya....saya sering bikin pancake tapi napa ya umm hasilnya ga bisa mulus kaya gambar diatas,bawahnya ga bs coklat merata bagus ky gitu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya klo mbikin pancake, bahan tambahannya seperti labu kuning kukus, pisang, dll, selali saya blender bersama susu cairnya Mbak. Jadi bisa rata adonannya. Resepnya seperti yg saya tulis diatas.
      Masaknya di wajan datar dengan api sedang.

      Delete
  7. Assalmualaikum mb Ummu Fatima,
    saya mau mengucapkan terimakasih atas resepnya, saya sudah mencobanya dengan hasil yang cukup memuaskan.. salam kenal :)

    ini hasil jadinya http://yancakes.blogspot.com/2014/12/pancake-labu-pumpkin-pancake.html

    terimakasih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wa alaikumussalam warohmatullohi wabarokaatuh...
      Mohon maaf baru sempat membaca komennya.... salam kenal juga Mbak. Alhamdulillah kalau sudah mencoba dan cocok ^^

      Delete
  8. mbak kalau tepung terigu di ganti dengan Oatmeal (oatmeal yang diblender halus) masih bisa empuk kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya belum pernah mencoba pakai oatmeal yang diblender Mbak...kemungkinan tetap empuk karena sifat labu kuning yang lembut dan lembek jika dikukus...

      Delete
  9. kalo Berat kabocha 250gr adalah berat setelah dikukus.kalo blm dikukus berat nya brp yah? thx

    ReplyDelete